Sabar OM masih Loading...
Orang sabar disayang Janda :-)
Ayo OM Bantu Like & Follow Fanspage Realsht.mobi Please lah OM
GET LINK

covid-19 indonesia :

Positif
Sembuh
Meninggal

Makalah Virus Corona ( Covid 19 ) Lengkap

    Tugas Sekolah kali ini akan membahas tentang virus yang sedang melanda dunia yaitu virus corona ( Covid 19 ) berikut Makalah Virus Corona ( Covid 19 ) semoga bermanfaat dan selalu jaga kesehatan agar terhindar dari virus corona . Aminnn..

KATA PENGANTAR
      Segala Puji syukur kita panjatkan atas kehadirat ALLAH SWT,karena atas berkat dan rahmat-NYA lah, sehingga kami dapat menyelesaikan makalah ini tepat waktu. Dan tak lupa juga kami ucapkan terima kasih kepada guru yang telah membimbing kami dalam menyusun makalah ini.
      Selain dari pada itu kami juga ingin mengucapkan teima kasih kepada teman-teman sekalian yang telah memberi kami support, dan dan banyak inspirasi dan motivasi-motivasi yang sangat bermanfaat bagi terwujutnya makalah ini. 

Tegal,    Desember 2019

Penyusun

BAB I
PENDAHULUAN
1.1.  Latar Belakang
     Dalam menjalani kehidupan kita tidak terlepas dari yang namanya penyakit. Meskipun sebagian orang menganggap dirinya sehat dan tidak pernah terserang penyakit, tetapi perlu kita ketahui manusia hidup pasti pernah mengalami suatu penyakit. Entah itu penyakit ringan maupun penyakit membahayakan yang disebabkan oleh mikroorganisme yang ada disekitar kita. Salah satunya virus yang merupakan suatu organisme aselular yang tidak memiliki organel. Virus tidak dapat berkembang biak sendiri, ia membutuhkan sel mahluk hidup lain yang akan dijadikan sebagai inangnya. Itulah mengapa suatu mahluk hidup khususnya manusia dapat mengalami suatu penyakit. Virus bukanlah suatu hal yang harus kita takuti, tetapi harus kita perangi. Disamping itu virus juga membawa peranan penting dalam suatu penelitian seperti menggunakan virus sebagai vektor untuk memperkenalkan gen ke dalam sel yang mereka pelajari. Akan tetapi, banyak juga kerugian yang dialami oleh mahluk hidup karena virus; seperti virus menginfeksi semua kehidupan seluler. Meskipun virus terjadi secara universal, masing-masing spesies selular memiliki jangkauan spesifik sendiri yang sering menginfeksi spesies. Virus juga memiliki mekanisme yang berbeda dengan yang mereka hasilkan penyakit pada organisme, yang sebagian besar tergantung pada spesies virus. Dalam hal ini berbagai masalah dan peranan virus cukup banyak didalam konteks kehidupan dan itu semua akan saya bahas di dalam makalah ini.

1.2    Rumusan Masalah
     Berdasarkan latar belakang masalah maka saya akan membahas mengenai virus, diantaranya :
1.        Sejarah virus covid 19
2.        Definisi virus covid 19
3.        Klasifikasi virus covid 19
4.        Peranan virus covid 19
5.        Penyakit akibat virus covid 19
6.        Struktur virus covid 19
7.        Perkembang biakan virus covid 19
8.        Dan cara pencegahan covid 19

1.3.    Uraian Singkat
     Bahwa untuk menangani sebuah virus kita tidak dapat secara mudah untuk melawannya dengan waktu singkat. Namun, kita dapat mencegahnya supaya virus virus tersebut tidak menyerang dan masuk dalam tubuh kita. Ada juga virus yang dapat bermanfaat, tetapi hanya sebagian kecil saja.

1.4.   Tujuan
1.      Mampu mengetahui dan mengerti peranan virus, baik manfaat atau ancaman.
2.      Mampu mengetahui tentang virus herpes yang meliputi gejala, penularan dan penanganan  adanya 

BAB II
PEMBAHASAN
A.    Pengertian Virus
     Virus adalah parasit berukuran mikroskopik yang menginfeksi sel organisme biologis. Virus bersifat parasit obligat, hal tersebut disebabkan karena virus hanya dapat bereproduksidi dalam material hidup dengan menginvasi dan memanfaatkan sel makhluk hidup karena virus tidak memiliki perlengkapan selular untuk bereproduksi sendiri. Biasanya virus mengandung sejumlah kecil asam nukleat (DNA atau RNA, tetapi tidak kombinasi keduanya) yang diselubungi semacam bahan pelindung yang terdiri atas protein, lipid, glikoprotein, atau kombinasi ketiganya. Genom virus akan diekspresikan menjadi baik protein yang digunakan untuk memuat bahan genetik maupun protein yang dibutuhkan dalam daur hidupnya.

B.     Sejarah Penemuan Virus
     Adolf meyer (Jerman) pada tahun 1883 menyelidiki penyakit yang menyebabkan daun tembakau berbintik-bintik kuning. Ia berkesimpulan bahwa penyebabnya adalah organisme yang lebih kecil dari bakteri.
    Pada tahun 1893, Dimitri Ivanowsky (Rusia) melakukan penyelidikan yang sama dengan cara menyaring ekstrak dari tumbuhan tembakau yang terkena penyakit dengan menggunakan saringan bakteri. Akan tetapi, begitu hasil saringan disuntikkan ke pohon yang sehat, ternyata pohon tersebut terjangkit penyakit mosaik. Namun demikian, Ivanowsky tetap berkesimpulan bahwa organisme penyebab penyakit tersebut adalah bakteri patogen yang berukuran lebih kecil dari ukuran bakteri biasa dan meghasilkan racun.
      Pada tahun 1897, M.W. Beijerinck melakukan penyelidikan lebih lanjut pada daun tembakau. Ia berkesimpulan bahwa organisme penyebab penyakit tersebut berukuran lebih kecil dari bakteri dan hanya berkembang biak di dalam tubuh mahluk hidup.
     Wendell stanley (Amerika Serikat) pada tahun 1935 telah berhasil mengkristalkan organisme patogen dari daun tembakau. Organisme tersebut kemudian diberi nama TMV (tobacco mosaic virus). Ia juga menunjukkan bahwa virus mengandung protein dan asam nukleat.
     Virus telah menginfeksi sejak jaman sebelum masehi, hal tersebut terbukti dengan adanya beberapa penemuan-penemuan yaitu laporan mengenai infeksi virus dalam hieroglyphdi Memphis, ibu kota Mesir kuno (1400SM) yang menunjukkan adana penyakit poliomyelitis, selain itu, Raja Firaun Ramses V meninggal pada tahun 1196 SM dan dipercaya meninggal karena terserang virus Smallpox.
     Pada jaman sebelum masehi, virus endemik yang cukup terkenal adalah virus Smallpox yang menyerang masyarakat cina pada tahun 1000. Akan tetapi pada tahun 1798 , Edward Jenner menemukan bahwa beberapa pemerah susu memiliki kekebalan terhadap virus pox. Hal tersebut diduga karena Virus Pox yang terdapat pada sapi, melindungi manusia dari Pox. Penemuan tersebut yang dipahami kemudian merupakan pelopor penggunaan vaksin.
     Pada tahun 1880, Louis Pasteur dan Robert Koch mengemukakan suatu germ theory yaitu bahwa mikroorganisme merupakan penyebab penyakit. Pada saat itu juga terkenal Postulat Koch yang sangat terkenal hingga saat ini yaitu:
1.         Agen penyakit harus ada di dalam setiap kasus penyakit
2.         Agen harus bisa diisolasi dari inang dan bisa ditumbuhkan secara in vitro
3.      Ketika kultur agen muri diinokulasikan ke dalam sel inang sehat yang rentan maka ia bisa menimbulkan penyakit
4.         Agen yang sama bisa di ambil dan diisolasi kembali dari inang yang terinfeksi tersebut

C.    Virus Corona ( Covid 19 )
      Virus Corona atau severe acute respiratory syndrome coronavirus 2 (SARS-CoV-2) adalah virus yang menyerang sistem pernapasan. Penyakit karena infeksi virus ini disebut COVID-19. Virus Corona bisa menyebabkan gangguan pada sistem pernapasan, pneumonia akut, sampai kematian.
    Severe acute respiratory syndrome coronavirus 2 (SARS-CoV-2) yang lebih dikenal dengan nama virus Corona adalah jenis baru dari coronavirus yang menular ke manusia. Virus ini bisa menyerang siapa saja, baik bayi, anak-anak, orang dewasa, lansia, ibu hamil, maupun ibu menyusui.
    Infeksi virus ini disebut COVID-19 dan pertama kali ditemukan di kota Wuhan, Cina, pada akhir Desember 2019. Virus ini menular dengan cepat dan telah menyebar ke wilayah lain di Cina dan ke beberapa negara, termasuk Indonesia.
    Coronavirus adalah kumpulan virus yang bisa menginfeksi sistem pernapasan. Pada banyak kasus, virus ini hanya menyebabkan infeksi pernapasan ringan, seperti flu. Namun, virus ini juga bisa menyebabkan infeksi pernapasan berat, seperti infeksi paru-paru (pneumonia), Middle-East Respiratory Syndrome (MERS), dan Severe Acute Respiratory Syndrome (SARS).

D.  Gejala Virus Corona ( Covid 19 )
     Gejala awal infeksi virus Corona atau COVID-19 bisa berupa gejala flu, seperti demam, pilek, batuk kering, sakit tenggorokan, dan sakit kepala. Setelah itu, gejala bisa memberat. Pasien bisa mengalam demam tinggi, batuk berdahak bahkan berdarah, sesak napas, dan nyeri dada. Gejala-gejala tersebut muncul ketika tubuh bereaksi melawan virus Corona.
     Namun, secara umum ada 3 gejala umum yang bisa menandakan seseorang terinfeksi virus Corona, yaitu:
Demam (suhu tubuh di atas 38 derajat Celsius)
Batuk
Sesak napas
    Menurut penelitian, gejala COVID-19 muncul dalam waktu 2 hari sampai 2 minggu setelah terpapar virus Corona.

E. Penyebab Virus Corona ( Covid 19 )
     Infeksi virus Corona atau COVID-19 disebabkan oleh coronavirus, yaitu kelompok virus yang menginfeksi sistem pernapasan. Pada sebagian besar kasus, coronavirus hanya menyebabkan infeksi pernapasan ringan sampai sedang, seperti flu. Akan tetapi, virus ini juga bisa menyebabkan infeksi pernapasan berat, seperti pneumonia, Middle-East Respiratory Syndrome (MERS), dan Severe Acute Respiratory Syndrome (SARS).
      Ada dugaan bahwa virus Corona awalnya ditularkan dari hewan ke manusia. Namun, kemudian diketahui bahwa virus Corona juga menular dari manusia ke manusia.
Seseorang dapat tertular COVID-19 melalui berbagai cara, yaitu:
Tidak sengaja menghirup percikan ludah dari bersin atau batuk penderita COVID-19
Memegang mulut atau hidung tanpa mencuci tangan terlebih dulu setelah menyentuh benda yang terkena cipratan air liur penderita COVID-19
Kontak jarak dekat dengan penderita COVID-19, misalnya bersentuhan atau berjabat tangan
Virus Corona dapat menginfeksi siapa saja, tetapi efeknya akan lebih berbahaya atau bahkan fatal bila terjadi pada orang lanjut usia, ibu hamil, orang yang sedang sakit, atau orang yang daya tahan tubuhnya lemah.

F.  Diagnosis Virus Corona ( Covid 19 )
     Untuk menentukan apakah pasien terinfeksi virus Corona, dokter akan menanyakan gejala yang dialami pasien. Dokter juga akan bertanya apakah pasien bepergian atau tinggal di daerah yang memiliki kasus infeksi virus Corona sebelum gejala muncul.
Guna memastikan diagnosis COVID-19, dokter akan melakukan pemeriksaan lanjutan berikut:
Uji sampel darah
Tes usap tenggorokan untuk meneliti sampel dahak (tes PCR)
Rontgen dada untuk mendeteksi infiltrat atau cairan di paru-paru

G. Pengobatan Virus Corona ( Covid 19 )
       Infeksi virus Corona atau COVID-19 belum bisa diobati, tetapi ada beberapa langkah yang dapat dilakukan dokter untuk meredakan gejalanya dan mencegah penyebaran virus, yaitu:
Merujuk penderita COVID-19 untuk menjalani perawatan dan karatina di rumah sakit yang ditunjuk
Memberikan obat pereda demam dan nyeri yang aman dan sesuai kondisi penderita
Menganjurkan penderita COVID-19 untuk melakukan isolasi mandiri dan istirahat yang cukup
Menganjurkan penderita COVID-19 untuk banyak minum air putih untuk menjaga kadar cairan tubuh

I. Komplikasi Virus Corona ( Covid 19 )
       Pada kasus yang parah, infeksi virus Corona bisa menyebabkan beberapa komplikasi serius berikut ini:
Pneumonia
Infeksi sekunder pada organ lain
Gagal ginjal
Acute cardiac injury
Acute respiratory distress syndrome
Kematian

J. Pencegahan Virus Corona ( Covid 19 )
     Sampai saat ini, belum ada vaksin untuk mencegah infeksi virus Corona atau COVID-19. Oleh sebab itu, cara pencegahan yang terbaik adalah dengan menghindari faktor-faktor yang bisa menyebabkan Anda terinfeksi virus ini, yaitu:
Hindari bepergian ke tempat-tempat umum yang ramai pengunjung (social distancing).
Gunakan masker saat beraktivitas di tempat umum atau keramaian.
Rutin mencuci tangan dengan air dan sabun atau hand sanitizer yang mengandung alkohol minimal 60% setelah beraktivitas di luar rumah atau di tempat umum.
Meningkatkan daya tahan tubuh dengan pola hidup sehat.
Jangan menyentuh mata, mulut, dan hidung sebelum mencuci tangan.
Hindari kontak dengan hewan, terutama hewan liar. Bila terjadi kontak dengan hewan, cuci tangan setelahnya.
Masak daging sampai benar-benar matang sebelum dikonsumsi.
Tutup mulut dan hidung dengan tisu saat batuk atau bersin, kemudian buang tisu ke tempat sampah.
Hindari berdekatan dengan orang yang sedang sakit demam, batuk, atau pilek.
Jaga kebersihan benda yang sering disentuh dan kebersihan lingkungan.
Untuk orang yang diduga terkena COVID-19 atau termasuk kategori ODP (orang dalam pemantauan), ada beberapa langkah yang bisa dilakukan agar virus Corona tidak menular ke orang lain, yaitu:
Jangan keluar rumah, kecuali untuk mendapatkan pengobatan.
Periksakan diri ke dokter hanya bila Anda mengalami gejala gangguan pernapasan yang disertai demam atau memenuhi kriteria PDP (pasien dalam pengawasan).
Usahakan untuk tinggal terpisah dari orang lain untuk sementara waktu. Bila tidak memungkinkan, gunakan kamar tidur dan kamar mandi yang berbeda dengan yang digunakan orang lain.
Larang dan cegah orang lain untuk mengunjungi atau menjenguk Anda sampai Anda benar-benar sembuh.
Sebisa mungkin jangan melakukan pertemuan dengan orang yang sedang sedang sakit.
Hindari berbagi penggunaan alat makan dan minum, alat mandi, serta perlengkapan tidur dengan orang lain.
Pakai masker dan sarung tangan bila sedang berada di tempat umum atau sedang bersama orang lain.
Gunakan tisu untuk menutup mulut dan hidung bila batuk atau bersin, lalu segera buang tisu ke tempat sampah.

BAB III
PENUTUP
3.1  Kesimpulan
      Dari pembahasan di atas maka dapat diambil kesimpulan bahwa virus adalah mikroorganisme yang merugikan makhluk hidup. Selain merugikan, ternyata virus juga dapat bermanfaat. Salah satu dampak yang disebabkan oleh virus adalah herpes. Yang ternyata dapat menyerang makhluk hidup sehingga menyebabkan suatu penyakit yang cukup serius. Virus herpes ini menyerang pada bagian kulit dengan secara cepat bila tidak segera ditangani.

3.2.   Saran
       Perlu dibahas lebih lanjut mengenai virus yang membahayakan bagi makhluk hidup.
DAFTAR PUSTAKA
Drs. irianto koes. 2008. Mikrobiologi menguak dunia mikroorganisme. Bandung: Cv Yrama Widya
Priadi arif, 2006. Biologi 1. Jakarta: Yudisthira
https://www.alodokter.com/virus-corona

Berlangganan update artikel terbaru via email:

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel