Pengertian Slime dalam karya ilmiah

    Bagi kalian yang belum tahu tentang apa itu Slime,pengertian slime,komponen slime,jenis-jenis slime dan manfaat Slime. tugas sekolah kali ini akan menjelaskan lengkap tentang slime berikut penjelasaanya :

Slime
      Slime itu adalah mainan unik yang terbuat dari pencampuran lem (PVC dan PVA) dengan cairan borax (tenang, borax itu adalah zat yang sama yang terdapat pada deterjen agan/sista dirumah).
Secara ilmiah, slime dikategorikan dalam cairan non-newtonian. Cairan non-newtonian itu adalah sifat cairan yang tidak mengikuti hukum Newton, dimana hukum Newton itu menyatakan bahwa tingkat kekentalan cairan itu konstan dan tidak berubah, seperti air akan terus cair dan encer mengikuti wadah dan menyesuaikan bentuk tak tergantung berapapun tekanan yang diciptakan pada air tersebut. Nah beda dengan slime, cairan ini tidak seperti air, tingkat kekentalannya akan berbeda tergantung tekanan yang diberikan pada cairan ini, misal tekanannya rendah ia akan mengalir secara perlahan, tapi jika tekanannya tinggi (dibanting, dirobek) ia akan menjadi keras dan tidak cair.

Komponen Slime
     Komponen dasar slime adalah karet polisakarida guar atau alkohol yang mengandung polimer (seperti polivinil alcohol), dan ditambah dengan natrium tetraborat. Di Indonesia sendiri banyak yang bereksperimen untuk membuat Slime menggunakan bahan polivinil asetat, yang biasanya ada di lem dan ditambah dengan slime activator (bahan yang bisa digunakan untuk menggumpalkan cairan slime). Ada banyak bahan yang bisa digunakan sebagai slime activator, contohnya seperti borax bubuk, obat tetes mata, air softlens, beberapa jenis deterjen cair, deterjen bubuk dan obat sariawan GOM. Hasilnyapun bermacam – macam, ada yang hanya putih polos, ada juga yang berwarna bening, warna pelangi dan masih banyak lagi. Berikut penjabarannya:
1.      Polinivil Alcohol
Poli (vinil alkohol) (PVOH, PVA, atau PVAl) merupakan polimer sintetik yang larut dalam air. Memiliki rumus ideal [CH2CH (OH)]. Hal ini digunakan dalam pembuatan kertas, tekstil, dan berbagai lapisan. Warnanya putih (tidak berwarna) dan tidak berbau. Hal ini kadang-kadang diberikan sebagai manik-manik atau sebagai solusi dalam air.
2.      Natrium Tetraborat (Boraks)
Boraks adalah campuran garam mineral konsentrasi tinggi  yang mempunyai sifat dapat mengembangkan, memberi efek kenyal, serta membunuh mikroba. Boraks sering digunakan oleh produsen untuk dijadikan zat tambahan makanan (ZTM) pada bakso, tahu, mie bihun, kerupuk, maupun lontong. Keberadaan boraks pada makanan tidak ditoleransi(tidak boleh ada dalam kadar berapapun, red.) karena sangat berbahaya bagi kesehatan, olehsebab itu penggunaan boraks dilarang (tidak ada standar kadar boraks dalam makanan) oleh Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM).
3.      Polivinil asetat
Polivinil asetat (Bahasa Inggris: Polyvinyl acetate, PVA atau PVAc) adalah suatu polimerkaret sintetis. Polivinil asetat dibuat dari monomernya, vinil asetat (vinyl acetate monomer, VAM). Senyawa ini ditemukan di Jerman oleh Dr. Flitz Klatte pada 1912. Hidrolisis sempurna atau sebagian dari senyawa ini akan menghasilkan polivinil alkohol (PVOH). Rasio hasil hidrolisis ini berkisar antara 87% - 99%. Adapun yang ini adalah yang itu (YIaYIu) dan yang itu bukan yang manapun (YIBYMP).
     PVA dijual dalam bentuk emulsi di air, sebagai bahan perekat untuk bahan-bahan berpori, khususnya kayu. PVA adalah lem kayu yang paling sering digunakan, baik sebagai "lem putih" atau "lem tukang kayu" (lem kuning). "Lem kuning" tersebut juga digunakan secara luas untuk mengelem bahan-bahan lain seperti kertas, kain, dan rokok. PVA juga umum dipakai dalam percetakan buku karena fleksibilitasnya dan tidak bersifat asam seperti banyak polimer lain. Lem Elmer adalah merk lem PVA terkenal di Amerika Serikat.
     PVA juga sering dijadikan kopolimer bersama akrilat (yang lebih mahal), digunakan pada kertas dan cat. Kopolimer ini disebut vinil akrilat. PVA juga bisa digunakan untuk melindungi kejudari jamur dan kelembapan. PVA bereaksi perlahan dengan basa membentuk asam asetat sebagai hasilhidrolisis. Senyawa boron seperti asam borat atau boraks akan terbentuk sebagai endapan.Boraks inilah yang biasa digunakan untuk menggumpalkan cairan slime.
Baca Juga : Makalah Unsur Kimia
Jenis Jenis Slime
1.         Original Slime
Ini adalah slime umum atau yang biasa kita jumpai dipasaran atau banyak orang yang membuatnya. Cirinya adalah kenyal dan memiliki warna yang tidak transparan.
2.         Barell O' Slime
Nama yang bagus untuk slime yaitu barell o' slime, yaitu slime yang di buat dengan warna hijau tapi masih mengedepankan sisi terang atau transparan. Biasanya di buat dengan campuran clear glue yang merk pasarannya yaitu o'glue dan diberi pewarna makanan yang cerah.
3.         Clear slime
Slime ini warnya bening. Saya sangat menyukainya, karena terkesan lebih bersih. Slime ini menggunakan bahan berupa clear glue atau lem yang bening atau transparan, jadi tidak menutup kemungkinan hasilnya juga sangat bening seperti kaca. Selain itu slime ini juga tidak di beri pewarna apapun.
4.         Gell slime
Sifatnya kenyal seperti jelly, karena dikasih beberapa bahan seperti jelly tawar yang sebelumnya telah di panaskan terlebih dahulu lalu dicampurkan bersama adonan slime yang akan dibuat. Lem yang di gunakan juga masih menggunakan o' glue.
5.         Milky slime
Dari nama dan gambarnya saja kita tau bahwa milky slime ini merupakan slime yang memiliki warna layaknya susu. Ya benar, karena dalam pembuatannya dikasih bubuk susu tawar, jangan yang manis karena akan menimbulkan semut berdatangan. Selain white milk, Anda yang ingin memberi warna pada slime ini maka bisa menggunakan bahan susu strawberry atau lainnya.

Manfaat Slime
     Kalau ditinjau dari segi fungsi, kegunaan slime tidak lain dan tidak bukan sebagai alat permainan jari, atau melatih kelenturan otot-otot jari. Slime bisa  digunakan sebagai alat untuk pembersih keyboard dan benda benda lainnya. Jika kamu yang punya jiwa seni  slime bisa menjadi sebuah hasil karya yang indah dan menawan sehingga bisa menjadi ladang bisnis. Kita tidak menjual kegunaannya tetapi menjual keindahan dan nilai seni yang terkandung didalamnya.

Berlangganan update artikel terbaru via email:

0 Response to "Pengertian Slime dalam karya ilmiah"

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel