Makalah Licik,Tamak,Aniaya Dan Diskriminasi

    Tugas sekolah kali ini akan membahas tentang akhlak tercela atau juga sifat yang buruk dan tidak disukai oleh sesama manusia bahkan dibenci Allah SWT yaitu diantaranya sifat Licik,Tamak,Aniaya dan Diskriminasi.Dalam pembahasan ini saya sudah membuat sebuah makalah mengenai Akhlak tercela yang sudah saya rangkum dari berbagai sumber.Berikut pembahasanya semoga bermanfaat untuk kita semua :

KATA PENGANTAR
    Segala puji dan syukur saya panjatkan kepada tuhan  yang maha esa, karena atas berkat dan limpahan rahmatnyalah maka kami bisa menyelesaikan sebuah karya tulis dengan tepat waktu.
  Berikut ini penulis mempersembahkan sebuah makalah dengan judul “ MAKALAH LICIK,TAMAK,ANIAYA DAN DISKRIMINASI”, yang menurut kami dapat memberikan manfaat yang besar bagi kita semua.
    Melalui kata pengantar ini penulis lebih dahulu meminta maaf dan memohon permakluman bila mana isi makalah ini ada kekurangan dan ada tulisan yang kami buat kurang tepat atau menyinggung perasaan pembaca. Dengan ini kami mempersembahkan makalah ini dengan penuh rasa terima kasih dan semoga Allah SWT memberkahi makalah ini sehingga dapat memberikan manfaat kepada kita semua.Semoga makalah ini bermanfaat. Amin
Tegal,   Januari 2019

Penulis

BAB I
PENDAHULUAN
A.    Pendahuluan
      Dalam lingkungan masyarakat tentu kita sering menjumpai banyak perilaku atau akhlak pada diri seseorang. Akhlak atau sikap masing-masing individu berbeda satu sama lain. Keanekaragaman akhlak menjadikan keberagaman dalam lingkungan bermasyarakat. Misalnya disebuah kota atau desa, tentu akan dijumpai orang-orang yang mempunyai akhlak baik maupun akhlak buruk. Akhlak mencerminkan pribadi seseorang. Dalam makalah ini akan membahas terkait dengan akhlak tercela, yaitu: perilaku Licik,Tamak, aniaya dan diskriminasi.
B.     Rumusan Masalah
1. Apa pengertian Licik ?
2. Apa pengertian Tamak ?
3. Apa pengertian aniaya?
4. Apa pengertian diskriminasi ?

BAB II
PEMBAHASAN
A. Pengertian Licik
     Licik merupakan sifat negatif yang membahayakan bagi diri sendiri maupun orang lain. Licik berarti   banyak akal yang buruk, Pandai menipu, Culas, Curang dan Licin.
Ciri-Ciri Orang yang mempunyai sifat licik :
1. Tidak suka melihat orang lain bahagia.
2. Bahagia apabila melihat orang lain menderita.
3. Selalu mempunyai fikiran untuk mencelakakan orang lain.
4. Ingin selalu mengambil jalan pintas.
5. Pandai menipu untuk memuluskan siasatnya yang licik, Orang yang licik akan selalu menipu dan berbohong serta bersilat lidah.
Sebagaimana Hadits yang di Riwayatkan oleh Bukhari :
عن ابى هريرة ر.ع عن النبي .ص : اية المنفق ثلاث : اذا حدث كدب, واذا وعد اخلف, واذا اءتمن خان
 " Hadits dari Abu Hurairah r.a dari Nabi saw. ,Tanda orang munafik ada tiga : Apabila berbicara ia        berdusta, Apabila berjanji mengingkari,dan Apabila dia dipercaya ia berkhianat." ( H.R Bukhari ).
Bahaya sifat buruk bagi orang lain
1. Seringkali kita jumpai orang yang sikut sana-sikut sini untuk mencapai tujuannya.
2. Perbuatan licik akan membuat seseorang menjadi serakah.
3. Orang yang mempunyai sifat licik inginnya selalu menjadi nomor satu, tidak peduli dengan kemampuannya yang tidak seberapa.
4. Akan timbulnya sikap kurang iman, Hatinya jauh dari mengingat allah ia lupa kalau allah selalu  mengawasi perilaku hamba-Nya.
5. Selagi ia butuh ia mendekat, dan selagi ia tidak butuh ia menjauhkan diri, dan menceritakan semua kejelekan orang serta memfitnah orang tersebut.
Bahaya sifat buruk licik terhadap diri sendiri
1. Batin/Hatinya selalu resah dan gelisah, Hatinya tidak akan tenang.
2. Hidupnya tidak berkah.
3. Hidupnya dipenuhi dengan fitnah, penuh dengan cobaan.
4. Dimanapun ia berada selalu mengalami cobaan.
5. Ia dipenuhi dengan dosa, karena berbuat licik tidak akan di ridhoi oleh Allah swt. dan dikutuk orang-orang.
6. Akhir hidupya akan Su'ul Khatimah (mati dalam keadaan yang tidak baik ).
B. Pengertian Tamak
       Tamak artinya sikap tak pernah merasa puas dengan yang udah di capai.Menurut istilah tamak adalah cinta kepada dunia (harta) terlalu berlebihan tanpa memperhatikan hukum haram yang mengakibatkan adanya dosa besar. Sedangkan yang dimaksud dengan serakah adalah salah satu dari penyakit hati. Mereka selalu menginginkan lebih banyak, tidak peduli apakah cara yang di tempuh itu dibenarkan oleh syari'ah atau tidak, tidak berfikir apakah harus mengorbankan kehormatan orang lain atau tidak. Sikap serakah tentunya dilarang oleh Allah swt. sebagaimana yang tercantum di dalam 
(Q.S At-Takasur : 1-2), yang berbunyi :
الهكم الكا ثر, حتي زرتم المقابر
Artinya : " 1) Bermegah-megahan telah melalaikan kamu, 
                  2) Sampai kamu masuk ke dalam kubur. "
Ciri-ciri orang yang mempunyai sifat tamak
1. Tidak mensyukuri nikmat yang telah di miliki.
2. Selalu merasa kurang padahan ia telah banyak mendapat nikmat.
3. Ingin memiliki sesuatu yang dimiliki oleh orang lain.
4. panjang angan-angan, yaitu suka menghayal dan tidak realistis.
5. Mempunyai sifat kikir, Ia tidak mau hartanya berkurang sedikitpun.
6. Kurang menghargai pemberian orang lain jika tidak sesuai dengan keinginan.
7. Tidak mencintai harta yang dimiliki.
8. Terlalu semangat mencari harta tanpa memperhatikan waktu dan kondisi tubuh.
9. Semua perbuatannya selalu bertendensi pada materi.
Bahayanya sifat tamak
1. Orang yang tamak selalu merasa kurang dan tidak pandai bersyukur. Sebagaimana firman Allah swt. (Q.S Lukman : 12).
2. Sifat tamak dapat menimbulkan rasa dengki, hasud dan permusuhan.
3. Sifat tamak akan membutakan orang sehingga menghalalkan segala cara dalam meraih tujuannya.
4. Sifat tamak akan menjauhkan seseorang dari Allah swt.
5. Sifat tamak membuat orang menjadi bakhil, karena takut hartanya berkurang. Sebagaimana firman Allah swt. (Q.S An-Nisa : 37).
Cara menghindari dari sifat tamak
1. Mensyukuri yang telah allah berikan.
2. Membiasakan diri dengan sifat ikhlas dan rendah hati.
3. Membiasakan diri dengan sifat pemurah dan jujur.
4. Membiasakan hidup sederhana, hemat, qona'ah, dan zuhud.
5. Meminta pertolongan kepada Allah swt. agar dijauhkan dari sifat serakah.
6. Menghindari sifat iri jika melihat orang lain banyak harta.
7. Sabar bahwa materi hanya hiasan hidup dan perantara menuju akhirat. Sebagaimana firman Allah swt. (Q.S Al-Hadid : 20).

C. Pengertian Aniaya.
     Menurut bahasa kata aniaya sama dengan kata dzalim yang mempunyai arti sewenang-wenang atau tidak adil.Kedzoiman itu merupakan kegelapan yang akan menutup rapat hati orang yang melakukannya, Sebagaimana diterangkan oleh Nabi Muhammad saw. didalam hadits : " Jauhilah dan takutlah kamu berbuat dzalim, Sebab sesungguhnya kedzaliman itu merupakan kegelapan dihari kiamat." (H.R Bukhari dan Muslim).
     Nabi Muhammad saw. menyatakan haramnya berbuat aniaya (berlaku dzalim) dan harus dijauhi, Karena ini adalah perintah Allah swt. dan tidak perlu ditakwilkan dipikir lebih dalam lagi. Allah swt. berfirman (Q.S Fussilat : 46). Didalam kandungan Q.S Fussilat : 46 dapat disimpulkan bahwa tidak mungkin Allah swt. melakukan kedzaliman atau aniaya kepada hamba-Nya. Allah adalah mahaadil dan mahabijaksana, Janganlah sekali-sekali manusia berlaku dzalim atau aniaya kepada orang lain. Karena itu sangat dibenci oleh Allah swt.
Contoh-contoh perilaku sifat dzalim / aniaya
1. Aniaya (dzalim) terhadap diri sendiri. Misalnya : Sering melakukan perbuatan dosa, Berzina, Meminum-minuman keras, Malas belajar, Meninggalkan shalat,dll. Sebagaimana frman Allah swt. (Q.S Fathir : 32).
2. Aniaya (dzalim) terhadap orang lain. Misalnya : Merusak lingkungan, Mengganggu ketenangan orang lain, Mengambil harta secara bathil (Merampok, Mencuri, Menipu),dll. Sebagaimana firman Allah swt. (Q.S Al-Baqoroh : 188).
3. Aniaya (dzalim) terhadap Alla swt. Misalnya : Kufur, Syirik (Menekutukan Allah), Ingkar dan Sebagainya. Sebagaimana firman Allah swt. (Q.S Al-Maidah : 47).
Akibat negatif dari perbuatan dzalim / aniaya
     Aniaya akan mendatangkan akibat buruk bagi kehidupan, Baik pribadi maupun masyarakat. Karena itu, aniaya adalah perbuatan yang harus kita hindari.
1. Merusak persatuan dan persahabatan.
2. Merusak tatanan hidup di masyarakat.
3. Menghilangkan akhlak / sifat yang baik.
4. Dapat merugikan orang lain.
5. Menghilangkan pahala amal perbuatan.
6. Orang yang aniaya (dzalim) akan kekal didalam neraka, Seperti firman Allah swt. (Q.S Al-Hasyr : 17).
D. Pengertian Diskriminasi
     Diskriminasi berarti pembedaan perlakuan terhadap sesama berdasarkan warna kulit, golongan, suku, ekonomi, status sosial, dll. Seseorang yang memiliki / melakukan perbuatan diskriminasi berarti memiliki sifat diskriminasi.Diskriminasi termasuk perilaku atau akhlak tercela, Sebab sikap ini tidak sejalan dengan ajaran agama islam yang mengutamakan prinsif :
1. Persamaan ( As-Sawa ).
2. Persaudaraan ( Ukhuwwah ).
3. Tolong Menolong ( Ta'awun ).
Bentuk dan Contoh perilaku diskriminasi
    Perilaku diskriminasi dapat dilihat dari praktik kehidupan bermasyarakat, Misalnya masih ada orang yang menganggap bahwa kemiskinan sebagai sebuah kehinaan, Keburukan rupa sebagai sebuah malapetaka. Masih ada yang memandang bahwa kelompok hanyalah yang paling hebat, Sementara kelompok yang lain itu rendah.
Bahaya sikap Diskriminasi
    Sikap diskriminasi dilarang oleh Allah swt. sebab perbedaan sosial, suku, golongan, dan sebagainya merupakan karunia Allah swt. dan kita tidak boleh memperlakukan perbedaan dengan sikap diskriinatif, Karena akan berakibat negatif kepada manusia baik secara pribadi, keluarga, ataupun masyarakat. Sebagai berikut :
1. Munculnya ketidak adilan di masyarakat.
2. Mudah berlaku sombong.
3. Merasa dirinya lebih baik dari pada yang lain.
4. Diskriminasi akan membawa pelakunya masuk kedalam neraka. 

BAB III
PENUTUP
A.       Kesimpulan
     Akhlak tercela adalah akhlak/sifat yang tidak disukai oleh semua manusia, dan juga dibenci oleh Allah SWT. untuk itu Allah SWT telah mengutus para Nabi serta menurunkan kitab suci untuk memperbaiki akhlak manusia sekaligus menjadi penuntun umat manusia menuju akhlakul karimah, agar bahagia di dunia dan akhirat. Namun demikian masih banyak juga manusia memiliki akhlak tercela, hal ini tidak lain adalah akibat dari kurangnya pengetahuan agama dan lemahnya keimanan kepada Allah SWT. semoga kita semua dijauhkan dari sifat yang demikian. Aamiin.
B.       Saran
    Kami menyadari bahwa makalah ini masih jauh dari kesempurnaan, untuk itu kami menyarankan kepada teman-teman yang ingin lebih memahami tentang akhlak tercela untuk mencari referensi tambahan melalui buku-buku yang sekarang mudah didapat.

DAFTAR PUSTAKA
Smith, Margaret. 2001. Mistikus Islam, Ujaran-Ujaran dan Karyanya. Surabaya: Risalah Gusti.
Sirojd, Said Aqil. 2006. Tasawuf Sebagai Kritik Sosial, mengedepankan Islam Sebagai Inpirasi Bukan Aspirasi. Jakarta: Mizan Pustaka.
Prof.Dr.M.Mutawalli Asy-Sya’rawi. 2000. Dosa Dosa Besar . gema insane press. Jakarta.
USt. Drs. Moh. Saifulloh Al Aziz S. 2002. Fiqih Islam Lengkap pedoman hukum ibadah umat islam dengan berbagai permasalahannya. Terbit terang. Surabaya

Berlangganan update artikel terbaru via email:

0 Response to "Makalah Licik,Tamak,Aniaya Dan Diskriminasi"

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel