Contoh Naskah Drama Berlebih-lebih dalam kekayaan

       Tugas sekolah kali ini akan membagikan contoh naskah drama tentang kehidupan berlebih-lebihan dalam kekayaan yang mungkin bisa menginspirasi kita semua untuk tidak berlebih - lebihan dalam kekayaan.Berikut contoh Naskah dramanya :


“BERLEBIH LEBIHAN DALAM KEKAYAAN ”
      Ada suatu keluarga yang hidup serba kemewahan mereka seing menghambur-hamburkan uangnya untuk hal yang tidak penting, dan mereka mempunyai anak yang sangat sama persis sifat dengan orang tuanya, mereka mempunyai 2 anak perempuan yaitu Risna dan Olia  yang duduk di sekolah menengah atas (SMA), dan mereka mempunyai seorang sahabat yaitu Nanda dan Nadila yang sering menasehati kedua mereka yang suka berlebih-lebihan dalam harta orangtuanya, mereka menganggap omongan kedua sahabatnya tidak berarti apa-apa baginya, . Sampai pada malam hari di rumah mereka sedang berkumpul dan berbincang bincang di ruang keluarga.

MAMA: Papa! Tadikan mama ke Mall bersama teman arisan mama, mama        melihat perhiasan yang sangat bagus dan langko lho!!! Bolehkan mama membeli perhiasan itu?(duduk di samping suaminya sambil menarik-narik baju suaminya)
PAPA: Tentu saja boleh, apasih yang enggak buat mama, mau mama membeli tokonya juga papa belikan kok!
MAMA: Wah! Papa baik sekali dengan mama terima kasih yah pah!!!
PAPA: iya mah sama-sama!
    Kedua anaknya yang mendengar bahwa mamanya yang meminta, dan akan  dibelikan perhiasan lagi oleh papahnya. Mereka juga merasa iri dan mereka ingin dibelikan  perhiasan sama seperti mamanya.
RISNA: Papa apa aku juga boleh membeli perhiasan lagi?
OLIA: Aku juga pah, buat tambah koleksi perhiasan biar keliatan aku orang kaya!
PAPA: Iya tentu boleh, besok kan hari libur ayo kita sama-sana pergi ke toko perhiasan. Kalian boleh pilih apa saja yang kalian mau!
MAMA,RISNA,dan OLIA serentak (yeeee terima kasih banyak papa sayang )
PAPA: iya sama-sama sayang
MAMA: oya udah jam 9 malam. Sana kalian berdua tidur besok jangan sampai kesiangan yah. Awas kalo kesianagn mamah tiggal
RISNA & OLIA: Iya siap mamah cantik . selama malam pah, mah.
Keesokan harinya mereka bersiap-siap untuk membeli perhiasan untuk istri dan anaknya yang papa sudah janjikan. Diruang tamu terjadi perbincangan antara papa dan mama 
PAPA: apa anak-anak sudah siap?
MAMA: sudah pah, mereka berdua sedang memakai sepatu
PAPA: ( papa berteriak memanggil kedua anaknya) Risna Olia !!!!
RISNA: Iya pah bentar kita sedang memakai sepatu
Akhirnya risna dan olia turun ke bawah dan menghampiri kedua orang tuanya yang sudah menunggu cukup lama 
OLIA: kita sudah siap pah!
RISNA: Ayo pah kita pergi ke toko perhiasan dan bersenang-senang!!!
Dan mereka pergi bersama- sama sesampai di toko perhiasan
PAPA: kalian bertiga boleh pilih apa saja yang kalian mau, papa tunggu disini ya. Nanti saat membayar kalian boleh panggil papa.
Baca Juga : Contoh Naskah Drama 6 orang Perempuan
MAMA: iya pahh...
Dan mereka bertiga memilah-milih perhiasan, 1 jam berlalu waktu menunjukkan jam 11.30 merekapun memanggil paphnya untuk membayar Bugdeg perhiasan yang mereka sudah pilih. Olia pun salah satu yang memanggil papahnya
OLIA: papa...
PAPA: iya nak, sudah memilih perhiasan yang kalian mau?
OLIA: sudah pah, papah tinggal membayarnya
Olia dan papahnya menghampiri mama dan risna yang sudah berada di loker
MAMA: Mana kartu debit’a pah?
PAPA: Ini mahh, biar papa saja yang membayarnya. Kalian bertiga tunggu saja ditempat tunggu
RISNA: sudah pahhh?
PAPA: sudah nakk kalian mau kemana lagi 
RISNA: Hmmmmm kita lapar pah
PAPA: ( Papa pun melihat jam tangan yang sudah menunjukkan pukul 12.00 siang ) iya benar sudah waktunya makan siang. Ayo kita pergi ke resto ,papa ingin steak 
Jam sudah menunjukkan pukul 14.30 akhirnya mereka memutuskan untuk pulang karena mereka sudah cukup merasa cape. Sesampainya dirumah 
RISNA & OLIA : makasih ya pahh
PAPA: iya nak sama-sama.....
Ke esokan harinya mereka bersiap-siap untuk melakukan aktivitasnya masing-masing. Anaknya bersekolah dan papa berangkat kantor. Disekolah Risna dan Olia mempunyai 2 orang sahabat yang hidupnya mewah tetapi mereka menjalani kehidupan dengan kesederhanaan tanpa menghambur-hamburkan uang. Dan terjadilah pembicaraan antar mereka.
NADILA: Perhiasan kalian baru lagi ya?
OLIA: Oiya dong jelas uang papa saya kan banyak jadi apapun yang aku minta pasti terpenuhi !
NANDA: Kamu jangan seperti itu, roda dunia itu berputar. Mungkin kamu sekarang sedah diatas, akan ada saatnya kamu berada di posisi bawah. Selagi orang tua kita mampu, kamu harus selalu bersyukur karena dibawah kamu masih banyak orang yang kekurangan.
OLIA: Ya ngga dong, selagi kita masih mempunyai uang kita harus memanfaatkannya dong!
NADILA: selagi masih bercukupan janganlah kamu berlebih-lebihan. Belihla sesuatu dibutuhkan saja
NANDA: Iya kita ambil hikmahnya saja, kalau terlalu berlebihan itu tidak baik, dan berlebihan itu temenya setan.
RISNA: Terserah kita dong. Ngga usah so nyeramahin orang tanpa mikir dulu!!
OLIA: Lagian ini uang kita, toh juga ngga minta dari kalian kan? Jadi terserah kita mau beli apa saja yang kita mau!
Jam pulang berbunyi. Murid-murid pun bergegas untuk pulang kerumah ketika sampai dirumah, Risna dan Olia berteriak memanggil mamahnya 
Baca Juga : Contoh Naskah Drama Tema Persahabatan
RISNA: Mah.....!! Mamah
MAMAH: Iya ada apa nak, baru pulang langsung teriak-teriak ngga jelas!
RISNA: Mah masa tadi kita dibilang suka menghambur-hamburkan uang orang tua?
OLIA: Iya Mah! Terus masa kita disuruh menabung biar hemat?
MAMAH: Siapa yang bilang seperti itu?
OLIA: itu si Nadila sama Nanda mah, kita di ceramahin gitu sama mereka
MAMAH: Kita kan orang kaya, jadi buat apa menabung?. Uang kita kan banyak! Kalo habis tinggal minta di papah! Mungkin temen kamu iri sama kemewahan kita. Dia ngga bisa beli barang semewah kita!
     Setelah itu, mereka berdua menuju ke kamar atas untuk beristirahat dan mamah menuju ke ruang kelurga untuk menonton acara TV. Beberapa jam kemudia, papahnya pulang dari kantor dengan muka gelisah dan takut langsung duduk disamping istrinya.
MAMAH: Kenapa pah? Ko pulang-pulamh mukanya begitu? Cape ? mamah bikinin kopi yaa!
PAPAH: Mah , perusahaan papah bangkrut. Papah bingung mau gimana lagiini! Semua yang kita punya akan disita
MAMAH: Loh, kobisa gitu pah?! Terus kalo semua disita kita gimana? Tinggal dimana?
PAPA: Terpaksa kita tinggal dikontrakan mah.
OLIA: Duhhh ada apa sih ribut-ribut mah,pah! Brisik tau ga!
RISNA: Loh ko mama nangis?
MAMAH: Perusahaan kita bangkrut!
OLIA: Berarti kita nggapunya apa-apa lagidong?
RISNA: Berarti kita miskin?
MAMAH: Iyaa.....(Sambil menagis)
Ke esokan harinya ketika dikelas jam istirahat mereka bergerombol seperti biasanya
NANDA: Kenapa kamu kok keliatan sedang ada masalah?
NADILA: Loh kok perhiasan kamu yang kemarin kemana? Kok tidak dipake lagi?
OLIA: Engga... kalo dipake semua kalian iri gimana?
NANDA: Cerita aja gapapa, kamu tidak keliatan seperti biasanya terus perhiasan kamu juga ngga ada?
RISNA: Perusahaan papa kami bangkrut. Semua akses yang kita punya disita oleh bank
NADILA: Terus sekarang kamu tinggal dimana?
RISNA: Sekarang kami ngontrak
NADILA:Sekarang kamu tau roda itu berputar, dulu pas kamu diatas ngga pernah bersedekah, sering membeli barang yang berleihan dan juga mewah. Sekarang kamu merasakan hidup serba kekurangan kan?
OLIA: Iyaaa, aku baru tau sekarang
NADILA: Maka dari itu sekarang kamu ngga usah kaya dulu lagi. Harus menerima keadaan!
RISNA: IYAAAA, makasih sudah menyadarkan kita dan masih mau berteman dengan kita.

TAMAT!
PESAN dari cerita diatas
      Selagi masih mampu gunakan harta sebaik-baiknya jangan selalu berlebiha-lebihan dalam membeli sesuatu dan Setiap orang berhak menggunakan rezeki Allah SWT. Yang telah diterimanya, tetapi tidak boleh digunakan sebebas-bebasnya, apalagi mengikuti hawa nafsu setan yang cenderung berlebiham. Setiap orang harus menyadari bahwa dalam rezeki yang diterimanya itu, sebagian terdapat hak orang lain yaitu fakir miskin. Allah SWT. Memerintahkan hamba-nya untuk menikmati segala karunianya dimuka bumi ini, baik berupa kekayaan, tumbu-tumbuhan, buah-buahan, maupun binatang ternak untuk mencukupi kebutuhan, tetapi tidak boleh berlebih-lebihan.

Berlangganan update artikel terbaru via email:

0 Response to "Contoh Naskah Drama Berlebih-lebih dalam kekayaan"

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel