Makalah Sistem Pemerintahan Otokrasi

    Sistem pemerintahan ialah sistem pada suatu negara yang tujuan pokoknya sudah pasti yaitu untuk menjaga kesetabilan suatu negara,namun dalam penerapanya sistem negara menjadi beberapa macam salah satunya yang kita bahas yaitu sistem pemerintahan Otokrasi,berikut makalah sistem pemerintahan Otokrasi :

KATA PENGANTAR
   Segala puji dan syukur saya panjatkan kepada tuhan  yang maha esa, karena atas berkat dan limpahan rahmatnyalah maka kami bisa menyelesaikan sebuah karya tulis dengan tepat waktu.
   Berikut ini penulis mempersembahkan sebuah makalah dengan judul “makalah sistem pemerintahan Otokrasi”, yang menurut kami dapat memberikan manfaat yang besar bagi kita semua.
   Melalui kata pengantar ini penulis lebih dahulu meminta maaf dan memohon permakluman bilamana isi makalah ini ada kekurangan dan ada tulisan yang kami buat kurang tepat atau menyinggung perasaan pembaca. Dengan ini kami mempersembahkan makalah ini dengan penuh rasa terima kasih dan semoga Allah SWT memberkahi makalah ini sehingga dapat memberikan manfaat kepada kita semua.

Tegal,   Januari 2019


Penulis

BAB I
PENDAHULUAN
A.     Latar Belakang
    Sistem pemerintahan mempunyai sistem dan tujuan untuk menjaga kestabilan Negara, baik itu secara internal maupun eksternal. Secara luas sistem pemerintahan itu berarti menjaga kestabilan masyarakat, menjaga tingkah laku kaum mayoritas maupun minoritas, menjaga fondasi pemerintahan, menjaga kekuatan politik, pertahanan, ekonomi, keamanan sehingga menjadi sistem yang kontiniu. Sampai saat ini hanya sedikit negara yang bisa mempraktikkan sistem pemerintahan itu secara menyeluruh. Sistem pemerintahan mempunyai fondasi yang kuat dimana penerapannya kebanyakan sudah mendarah daging dalam kebiasaan hidup masyarakatnya dan terkesan tidak bisa diubah dancenderung statis.
    Jika suatu pemerintahan mempunyai sistem pemerintahan yang statis dan berlangsung dalam waktu yang lama maka akan timbul pergesekan dari pihak minoritas yang merasa normalitasnya terganggu. Seiring dengan tumbuhnya ide – ide dan pemikiran baru seiring perkembangan zaman di suatu komunitas minoritas, tidak menutup kemungkinan di beberapa negara terjadi tindakan separatisme dan hal ini mendapat dukungan dari mayoritas yang menganggap sistem pemerintahan yang diterapkanmemberatkan rakyat di negara tersebut sehingga memuluskan gerakan separatisme. Secara sempit, sistem pemerintahan hanya sebagai sarana kelompok untuk menjalankan roda pemerintahan guna menjaga kestabilan negara dalam waktu relatif lama dan mencegah adanya perilaku reaksioner maupun radikal dari rakyatnya itu sendiri.
B.      Rumusan Masalah
1. Apa yang dimaksud dengan Otokrasi ?
2. Bentuk pemerintahan apa saja yang dianut oleh Otokrasi ?
3. Sistem pemerintahan apa saja yang dianut oleh Otokrasi  ?
4. Contoh negara yang menganut salah satu sistem Otokrasi?
C.     Tujuan Penulisan
  Makalah ini dibuat bertujuan untuk memaparkan dan menjelaskan berbagai macam bentuk pemerintahan Otokrasi dan contoh-contoh Otokrasi.

BAB II
PEMBAHASAN
A.    Pengertian Otokrasi
    Otokrasi adalah suatu bentuk pemerintahan yang kekuasaan politiknya dipegang oleh satu orang. Istilah otokrasi berasal dari bahasa yunani. Istilah otokratis berasal dari dua kata yaitu: autos dan kratos. Autos berarti sendiri atau diri pribadi, kratos adalah kekuasaan atau kekuatan. Jadi otokratis berarti berkuasa sendiri secara mutlak (centre of authority). Kepemimpinan otokratis merupakan kepemimpinan yang dilakukan oleh seorang pemimpin dengan prilaku otoriter.
    Pemimpin otoriter (dictator) dalam praktik memimpin ia mengutamakan kekuasaan (power). Seorang pemimpin bertipe otokratis menganggap dirinya adalah segala-galanya. Egonya kokoh menyatakan dirinya adalah pusat kekuasaan dan kewenangan, sehingga ia berhak menjadikan anak buah sesuai dengan kehendaknya, bawahan tidak boleh membantah atau mengajukan saran. Kekuasaan pemimpin yang otokratis hanya dibatasi oleh undang-undang. Pemimpin jenis otokratis biasanya sangat perhatian terhadap efisiensi dan efektivitas kerja, tetapi meninggalkan perhatian pada peran anak buah dalam satu kesatuan gerak guna keberhasilan kepemimpinannya. Pemimpin yang otokratis tidak menghendaki rapat-rapat atau musyawarah. Setiap perbedaan pendapat diantara para bawahannya diartikan sebagai kepicikan, pembangkangan, atau pelanggaran disiplin terhadap perintah atau instruksi.
Baca Juga : Makalah Sistem Pemerintahan Aristokrasi
B.     Jenis –Jenis Otokrasi
Berikut ini adalah ciri-ciri Otokrasi
1.  Pemerintahan yang dikuasai oleh kelompok kecil yang memiliki kepentingan tertentu.
2.  Merupakan parameter dari gagalnya pelaksanaan demokrasi dalam suatu negara.
3.  Berpotensi menimbulkan gerakan speratis yang berbahaya.
4.  Suara rakyat kurang didengar karena hanya mementingkan kelompok elit yang berkuasa.
5.  Bentuk penyimpangan demokrasi yang telah berjalan.
6.  Dapat meimbulkan ketidakseimbangan diberbagai bidang.
7.  Menimbulkan ketidakpuasan rakyat yang berpotensi munculnya gerakan pemberontak.
8. Relatif memiliki tujuan yang sama dengan negara, namun dalam jangka panjang dapat diselewengkan.
9. Pihak penguasa pemerintahan cenderung subjektif terhadap pihak yang mereka anggap menguntungkan.
10.  Dalam jangka panjang, partai politik mengalami disfungsi.

C.    Bentuk Pemerintahan Otokrasi
Ciri-ciri kepemimpinan otokratis antara lain:
1. Memegang kewenangan mutlak (bersikap adigang, adigung, dan adiguna).
2. Kuasa dipusatkan pada diri pemimpin ( aji mumpung).
3. Merumuskan ide sendiri, rencana dan tujuan.
4.  Memilih kebijakan sendiri.
5.  Menetapkan keputusan sendiri.
Perilaku seorang pemimpin otokratis tampak dari kegiatannya memimpin anak buah. Perilaku itu akan menunjukkan tipe kepemimpinannya antara lain yaitu:
1.  Mempraktekkan komunikasi satu arah (one way traffic of communication).
2.  Pengawasan kepada anak buah ketat.
3.  Saran, pertimbangan, pendapat dari bawahan tertutup sama sekali.
Sikap tipe perilaku otokratis jika menghadapi bawahan:
1.  Mementingkan tugas dibandingkan pendekatan kemanusiaan.
2.  Memaksa bawahan untuk patuh dan menuntut kesetiaan mutlak.
3.  Memaksa, mengancam, menghukum atau mengintimidasi kepada anak buah.
4.  Serba intruksi dan perintah.
5.  Kasar dalam fikiran, perasaan dan perbuatan.
6.  Kaku dalam pergaulan terutama kepada anak buah.
7.  Mencari perhatian keatasan kalau ia memimpin tingkat Lini dan Menengah.
8.  Lebih banyak kritik dari pada memuji bawahan.

D.    Kelebihan Sistem Pemerintahan Otokrasi
•Konflik dalam masyarakat cenderung berkurang karena adanya pengawasan
hal-hal yang dianggap dapat menggoncangkan masyarakat.
•Mudah membentuk penyeragaman/integritas dan konsensus yang diharapkan
khususnya secara umum pada negara sedang membangun yang memerlukan
kestabilan.

E.     Kekurangan Sistem Pemerintahan Otokrasi:
•Adanya penekanan terhadap keinginan untuk bebas mengemukakan
pendangan/ pendapat
•Mudah terjadi pembredelan penerbitan media yang cenderung
menghancurkan suasana kerja dan lapangan penghasilan yang telah mapan.
•Tertutupnya kesempatan untuk berkreasi

BAB III
PENUTUP
A.    Kesimpulan
    Tipe kepemimpinan otokratis adalah kepemimpinan yang sama dengan tipe otoriter, yang mana dari kepemimpinan ini, bawahan tidak berhak menyampaikan saran, pendapat, dan kritik. Dalam kepemimpinan ini seorang pemimpin menganggap dirinya adalah segala-galanya yang memiliki kekuasaan dan kewenangan atas anak buah sesuai dengan kehendaknya.
    Kepemimpinan ini lebih identik dengan system satu orang yang berkuasa, yang berhak menentukan kebijakan, berhak dalam mengambil keputusan terhadap suatu permasalahan dalam organisasi. Kepemimpinan ini hanya dibatasi dengan undang-undang saja.
B.     Saran
    Sebaiknya dalam memimpin suatu organisasi kita tidak menggunakan tipe kepemimpinan otokrasi karena tipe ini hanya berpusat kepada satu orang sehingga komunikasi antara bawahan dan atasan tidak berjalan lancar. Sehingga dalam kepemimpinanpun jarang sekali tipe ini berhasil untuk memajukan suatu organisasi atau perusahaan, karena pemimpin dalam tipe ini hanya memperhatikan keputusannya sendiri, tanpa mendengarkan saran dan kritik dari bawahan.

Berlangganan update artikel terbaru via email:

0 Response to "Makalah Sistem Pemerintahan Otokrasi"

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel