Karya Tulis Ilmiah Koperasi Di Indonesia

     Tugas sekolah kali ini akan membuat karya tulis ilmiah yaitu tentang koperasi di indonesia yang berisi pembahasan pengertian koperasi,sejarah koperasi di indonesia,dan manfaat adanya koperasi.Berikut penjelasanya :
BAB I
PENDAHULUAN
1. 1  Latar Belakang
     Pada saat ini masih banyak orang yang kurang memahami betapa pentingnya peran koperasi sebagai salah satu sektor usaha perekonomian Indonesia. Mungkin masih banyak orang yang menganggap koperasi hanyalah lembaga keuangan biasa. Namun dari kenyataannya koperasi merupakan salah satu dari tiga sektor usaha formal dalam perekonomian Indonesia. Dalam kegiatannya, selain menekankan pada kepentingan sosial dan ekonomi, kegiatan ekonomi juga menekankan pada kepentingan moral. Contoh koperasi misalnya Koperasi Sekolah dan Koperasi Nelayan. Koperasi disebut sebagai saka guru perekonomian Indonesia.
1. 2   Rumusan Masalah
1.      Apa Yang Dimaksud Koperasi?
2.      Bagaimana Sejarah Koperasi di Indonesia?
3.      Bagaimana Peranan Koperasi dalam Kehidupan Ekonomi?
4.      Apa Landasan/Asas, Tujuan, Fungsi/Peran, dan Prinsip Koperasi?
1. 3    Tujuan dan Manfaat Pembahasan
     Semua yang dilakukan pastilah memiliki suatu tujuan. Sama halnya dengan karya ilmiah yang kami susun ini. Penulisan karya ilmiah ini bertujuan memaparkan pentingnya koperasi. Kemudian mencoba untuk menjelaskan seluk-beluk koperasi sehingga pembaca
dapat mengerti dan memahami lebih jauh tentang koperasi tersebut.
1. 4   Metode Penelitian
        Metode yang digunakan dalam karya tulis ini adalah ,metode kepustakaan yaitu, metode dengan mengambil data dari bahan pustaka yang relevan dengan bahan penelitian. Selain itu, metode yang digunakan adalah metode observasi yaitu, metode dengan pengumpulan data dengan menggunakan indra .
1. 5    METODOLOGI PENULISAN
a. Waktu dan tempat penulisan
Tegal, Desember 2018
b. Metode penulisan
   Metode yang digunakan dalam karya tulis ini adalah metode kepustakaan yaitu, metode dengan mengambil data dari bahan pustaka yang relevan dengan bahan penelitian. Selain itu metode yang digunakan adalah metode observasi yaitu, metode dengan pengumpulan data dengan menggunakan indra .
c. Langkah-langkah penulisan
   Cover,Lembar Pengesahan,Kata Pengantar,Abstraks,Daftar Isi,BAB I Pendahuluan, BAB II Landasan teori dan kerangka berfikir, Metodologi Penulisan,BAB IV Pembahasan,BAB V Penutup .

BAB 2
PEMBAHASAN
1. Definisi koperasi
1.1 pengertian koperasi di Indonesia
    Koperasi berasal dari perkataan Co dan operation yang mengandung arti bekerjasama untuk mencapai tujuan. Jadi, secara etimologis koperasi berarti usaha bersama untuk mencapai tujuan. Usaha yang dimaksud yaitu usaha bersama di bidang ekonomi. Selanjutnya, yang dimaksud mencapai suatu tujuan yaitu untuk mencapai atau meningkatkan kesejahteraan anggotanya.Pengertian koperasi menurut Undang-Undang Koperasi Tahun 1992 No 25 tentang Pengkoperasian adalah badan usaha yang beranggotakan orang-orang atau badan hukum koperasi dengan melandaskan kegiatannya berdasarkan prinsip koperasi sekaligus sebagai gerakan ekonomi rakyat yang berdasarkan atas asas kekeluargaan. Dari pengertian koperasi tersebut jelaslah bahwa koperasi merupakan perkumpulan orang-orang yang mengakui adanya kebutuhan tertentu yang sama di kalangan mereka. Kebutuhan yang sama ini secara bersama-sama diusahakan pemenuhannya melalui usaha bersama dalam koperasi. Orang-orang atau badan hukum koperasi tersebut bergabung dengan sukarela, atas kesadaran akan adanya kebutuhan bersama, sehingga dalam koperasi tidak ada unsur paksaan, ancaman atau campur tangan dari pihak lain.Jadi, koperasi Indonesia mempunyai ciri-ciri sebagai berikut.a.Koperasi Indonesia merupakan kumpulan orang dan bukan kumpulan modal.b.Koperasi Indonesia bekerjasama, bergotong-royong berdasarkan persamaan derajat, hak, dam kewajiban.c.Segala kegiatan Koperasi Indonesia dilaksanakan atas kesadaran para anggota, tidak boleh dilakukan dengan
    paksaan, ancaman, dan campur tangan dari pihak- pihak lain yang tidak berhubungan atau tidak ada sangkut pautnya dengan soal-soal intern koperasi.
2. Sejarah koperasi
2.1  Bagaimana Sejarah Koperasi di Indonesia?
    Pada tahun 1896, ada seorang patih (wakil raja) di Purwokerto, Jawa Tengah, yang memelopori berdirinya koperasi di Indonesia. Beliau adalah Raden Aria Wiriaatmadja. Koperasi yang didirikannya waktu itu untuk menolong para pegawai rendahan yang kehidupan ekonominya sangat memprihatinkan. Koperasi tersebut bernama Hulp En Spaarbank. Artinya, bank pertolongan dan simpanan.Belanda, sebagai penjajah pada waktu itu, mengambil alih Hulp En Spaarbank, dan menjadikannya sebuah bank dengan nama bank rakyat. Pengambil alihan atas karya putra Indonesia tersebut
    Tidak menyurutkan semangat putra-putri bangsa Indonesia lainnya untuk mendirikan koperasi. Budi Utomo pada tahun 1927 di Surabaya berhasil mengubah bank desa menjadi koperasi dan mendirikan rukun tani di beberapa tempat di Jawa Timur. Nah, dari pengembangan koperasi yang dilakukan oleh badan-badan pergerakan nasional waktu itu, maka pada tahun 1939 telah berdiri 1712 koperasi.Ketika Jepang datang ke Indonesia tahun 1942 dan mengambil alih penjajahan dari Belanda, didirikanlah oleh pemerintah Jepang semacam koperasi yang disebut kumiai.
    Pendirian kumiai ini hanyalah alat untuk memeras rakyat Indonesia. Karena hal inilah, maka kepercayaan rakyat terhadap koperasi ala Jepang makin berkurang. Pada saat awal Indonesia merdeka, pengurus kumiai mengubahnya menjadi koperasi. Selanjutnya pada tanggal 12 juni 1947, di Tasikmalaya, Jawa Barat diselenggarakan kongres koperasi yang pertama. Kongres tersebut menghasilkan beberapa keputusan, diantaranya : a.membentuk organisasi yang diberi nama Sentral Organisasi Koperasi Republik Indonesia (SOKRI).
Baca Juga : Makalah Sistematika Karya Ilmiah Bahasa Indonesia
3. Peranan koperasi
3.1Bagaimana Peranan Koperasi Dalam Kehidupan Ekonomi?
    Koperasi merupakan saka guru perekonomian nasional, sehingga dalam kehidupan ekonomi bangsa Indonesia koperasi sangat penting. Peranan koperasi seperti yang terdapat dalam Undang-Undang No 25 Tahun 1992 Tentang Pengkoperasian sebagai berikut.a.koperasi sebagai gerakan untuk membangun dan mengembangkan kemampuan ekonomi anggota koperasi dan masyarakat pada umumnya. Dengan berkoperasi, kesejahteraan ekonomi dan sosial anggota koperasi dan masyarakat akan meningkat.
  Koperasi berperan serta secara aktif dalam upaya mempertinggi kualitas kehidupan masyarakat.c.Koperasi memperkukuh perekonomian rakyat sebagai dasar kekuatan dan ketahanan perekonomian nasional. d.Koperasi mewujudkan dan mengembangkan perekonomian nasional berdasarkan atas asas kekeluargaan dan demokrasi ekonomi.
4. Tujuan Landasan/Asas
4.1Tujuan  Landasan/ Asas Koperasi
   Seperti halnya rumah, untuk mendirikan koperasi yang kukuh diperlukan landasan tertentu. Landasan ini merupakan suatu dasar tempat berpijak yang memungkinkan koperasi untuk tumbuh dan berdiri kukuh serta berkembang dalam pelaksanaan usaha-usahanya untuk mencapai tujuan dan cita-citanya.Indonesia sebagai berikut.
a). Pancasila, Pancasila disebut landasan idiil koperasi.
    Disebut landasan idiil, karena Pancasila digunakan sebagai dasar atau    landasan usaha untuk mencapai cita-cita koperasi. Koperasi sebagai kumpulan orang seorang atau badan hukum yang bertujuan untuk  meningkatkan kesejahteraan anggota. Gerakankoperasi sebagaiorganisasi ekonomi rakyat yang hak hidupnya dijamin oleh UUD
1945 akan bertujuan untuk mencapai masyarakat adil dan makmur.
5. Prinsip – Prinsip Koperasi
5.1 macam macam prinsip koperasi
Menurut Pasal 5 Undang Undang No.25 1992, Prinsip Koperasi adalah sebagai berikut :
•Keanggotaan bersifat Sukarela dan terbuka
•Pengelolaan bersifat Demokratis
•Pembagian Sisa Hasil Usaha (SHU) secara adil, sebanding dengan besar jasa usaha setiap anggota
•Pemberian Balas Jasa Terbatas pada modal
•Kemandirian
•Pendidikan dan Pelatihan Pengkoperasian
•Kerjasama Antarkoperasi
•Kepedulian terhadap masyarakat
6. Fungsi Koperasi
6.1 macam macam fungsi koperasi adalah sebagai berikut :
• Sebagai Pusat Penting Perekonomian Indonesia
•Sebagai Upaya Mendemokrasikan Sosial Ekonomi Indonesia
•Meningkatkan Kesejahteraan anggota dan Masyarakat
•Ikut MembangunTatananperekonomian nasional untuk mewujudkan masyarakat yang maju, adil, dan Makmur dengan berlandaskan dasar hukum negara.
7. Tujuan koperasi
7.1 Koperasi diharapkan mampu Mencapai Tujuannya yaitu berikut (dalam pasal 4 UU N. 25 tahun 1992) :
Membangun dan mengembangkan potensi atau kemampuan ekonomi anggota pada khususnya dan masyarakat pada umumnya untuk meningkatkan kesejahteraan ekonomi dan sosialnya.
•Berperan serta aktif dalam upaya mempertinggi kualitaskehidupan manusia dan masyarakat.
•Memperkokoh perekonomian rakyat sebagai dasar kekuatan dan ketahanan perekonomian nasional dengan koperasi sebagai gurunya.
•Berusaha mewujudkan dan mengembangkan perekonomian nasional yang merupakan usaha bersama berdasarkan asas keluarga dan demokrasi ekonomi
8. Jenis Koperasi
8.1 Berdasarkan jumlah lapangan usahanya :
    Koperasi yang hanya memiliki satu bidang usaha (single purpose), contohnya koperasi simpan pinjam yang hanya melayani terkain penyimpanan atau peminjaman uang.
   Koperasi yang memiliki beberapa unit usaha (multi purpose), contohnya koperasi unit desa dalam suatu desa yang menyediakan beberapa barang/jasa.
8.2 Berdasarkan Fungsinya :
Koperasi Konsumsi, merupakan koperasi yang didirikan dengan tujuan utama untuk memenuhi kebutuhan hidup anggotanya. Dalam koperasi ini Anggota merupakan konsumen akhir. Barang yang dijual di koperasi konsumsi harus lebih murah dari tempat lain karena tujuan utama koperasi adalah untuk mensejahterakan anggotanya.
Koperasi Jasa, merupakan koperasi yang memiliki fungsi untuk memberikan jasa atau pelayanan kepada para anggota khususnya dan masyarakat sekitar pada umumnya. Contoh Koperasi jenis ini adalah koperasi simpan pinjam yang menyediakan jasa penyimpanan dan peminjaman uang, tentunya dengan bunga yang lebih rendah daripada tempat lain.
Koperasi Produksi, merupakan koperasi yang kegiatannya menjual barang hasil produksi dari anggotanya. Artinya anggota dari koperasi produksi merupakan produsen yang menghasilkan suatu barang. Peran dari Koperasi tersebut adalah untuk menjual dan menyebarluaskan barang hasil produksi dari anggotanya agar tujuan koperasi untuk mensejahterakan anggota tercapai.
8.3 Berdasarkan Tingkatan dan Luas daerah kegiatannya :
Koperasi Primer, merupakan jenis koperasi yang berdiri sendiri dan anggotanya minimal 20 orang perseorangan.
Koperasi Sekunder, merupakan koperasi yang terbentuk dari gabungan badan-badan koperasi. Koperasi sekunder memiliki daerah jangkauan kegiatan yang jauh lebih luas dibandingkan dengan koperasi primer. Koperasi Sekunder dapat dibagi lagi menjadi :
Koperasi Pusat, yaitu koperasi yang terdiri dari gabungan minimal 5 koperasi primer.
Koperasi Gabungan, yaitu koperasi yang terdiri dari minimal 3 koperasi pusat. Artinya minimal terdiri dari 15 badan koperasi primer.
Koperasi Induk, yaitu koperasi yang terdiri dari minimal 3 koperasi gabungan. Artinya minimal 45 koperasi primer, atau minimal 9 koperasi pusat.

BAB 3
PENUTUP
1. KESIMPULAN:
    “Perekonomian disusun sebagai usaha bersama berdasar atas asas kekeluargaan”. Dan “bangun perusahaan yang sesuai dengan itu ialah koperasi”. Karena dorongan cita – cita rakyat itu, undang – undang tentang perkoperasian No. 25 Tahun 1992 menyatakan bahwa koperasi selain badan usaha juga adalah gerakan ekonomi rakyat.
2. SARAN :
    Sebaiknya Koperasi di Indonesia jangan sampai punah,karena banyak sekali manfaat yang bisa kita ambil untuk digunakan . Semoga dengan Koperasi masyarakat bisa lebih sejahtera karena itu salah satu tujuan dari Koperasi

DAFTAR PUSTAKA
http://www.scribd.com/doc/…/Karya-Tulis-Koperasi-Indonesia
https://www.softilmu.com/2015/08/Pengertian-Prinsip-Tujuan-Fungsi-Jenis-Koperasi-Adalah.html.

Berlangganan update artikel terbaru via email:

0 Response to "Karya Tulis Ilmiah Koperasi Di Indonesia"

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel